Mengenai mutu oli, klasifikasinya ditentukan oleh API (American Petroleum Institute). Klasifikasi mutu sebuah oli ditandai pada kemasannya dengan kode huruf, biasanya ada dua bagian yang dipisahkan dengan garis miring, misal API Service SG/CD, SH+/CE+, dan sebagainya.
Kode dengan huruf S adalah kependekan dari service (atau spark yang berarti percikan api). Biasanya hal ini menunjukkan spesifikasi pemakaian oli untuk mesin bensin.
Sedangkan huruf C adalah kependekan dari commerce (atau compression karena pembakaran terjadi pada tekanan udara yang lebih tinggi). Huruf ini menunjukkan untuk spesifikasi pemakaian oli mesin diesel. Kemudian untuk huruf kedua pada kode adalah tingkatan mutunya sesuai dengan urutan huruf alphabet. Semakin mendekati huruf Z, maka semakin tinggi atau baik mutunya. Istilah lainnya untuk penggunaan huruf kedua setelah kode tersebut, menunjukkan peruntukan bagi kendaraan yang diproduksi pada tahun tertentu. {(Lihat tabel)}. Misalnya, AP service SL, berari oli diperuntukkan bagi kendaraan bermesin bensin produksi tahun 2004 dan sebelumnya.
Performa Oli Kategori Penggunaan Mesin Bensin
SM Untuk kendaraan yang diproduksi saat ini
SL Kendaran produk 2004 dan sebelumnya
SJ Kendaran produk 2001 dan sebelumnya
SH Kendaran produk 1996 dan sebelumnya
SG Kendaran produk 1993 dan sebelumnya
SF Kendaran produk 1988 dan sebelumnya
SE Kendaran produk di bawah 1979
SD Kendaran produk di bawah 1971
SC Kendaran produk di bawah 1967
SB Kendaran produk di bawah 1963
SA Kendaran produk di bawah 1930

sumber : Republika, Kamis 16 Februari 2006